DAFTAR ISI

Tampilkan postingan dengan label Materi Bahasa Indonesia: Mendengarkan dan Menyimpulkan Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Bahasa Indonesia: Mendengarkan dan Menyimpulkan Berita. Tampilkan semua postingan

Materi : Pembelajaran Mendengarkan (2)

KONSEP PEMBELAJARAN MENDENGARKAN

1. Konsep Pembelajaran Mendengarkan
Kompetensi dasar pembelajaran mendengarkan adalah kompetensi berkomunikasi menerima informasi yang harus dikuasai oleh siswa. Proses penguasaan dan pengembangan kompetensi dasar pembelajaran mendengarkan tersebut dilakukan oleh siswa secara terus-menerus dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran mendengarkan yang dilakukan oleh siswa harus merupakan proses pemahiran mendengarkan
yang dilatihkan dan dialami. Ini berarti bahwa konsep pembelajaran mendengarkanyang dilakukan oleh siswa merupakan kegiatan mendengarkan sebagaimana yang dialami oleh siswa dalam kehidupan nyata di masyarakat.
Berdasarkan penjelasan di atas, bahwa konsep pembelajaran mendengarkan dapat disusun sebagai berikut.
  1. Konsep pembelajaran mendengarkan yang dilakukan oleh siswa merupakan kegiatan mendengarkan sebagaimana yang dialami oleh siswa dalam kehidupan nyata di masyarakat.
  2. Konsep pembelajaran mendengarkan harus memberikan pengalaman nyata kehidupan sehari-hari dan dunia kerja yang terkait dengan penerapan konsep, kaidah, dan prinsip ilmu yang dipelajari.
  3. Konsep pembelajaran mendengarkan haruslah dilakukan secara berkelompok.
  4. Konsep pembelajaran mendengarkan harus disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.

2. Karakteristik Pembelajaran Mendengarkan
Kerakteristik pembelajaran mendengarkan adalah pembelajaran bahasa lisan yang bersifat menerima informasi/pembelajaran berbahasa pasif. Pembelajaran berbahasa pasif itu meliputi mendengarkan berita, petunjuk, pengumuman, perintah, bunyi atau suara, bunyi bahasa, lagu, kaset, pesan, penjelasan, laporan, ceramah, khutbah, pidato, pembicaraan narasumber, dialog atau percakapan, pengumuman, serta perintah yang didengar dengan memberikan respon secara tepat serta mengapresiasi dan berekspresi sastra melalui kegiatan mendengarkan hasil sastra berupa dongeng, cerita anak-anak, cerita rakyat, cerita binatang, puisi anak, syair lagu, pantun, dan menonton drama anak.
3. Kriteria Pemilihan dan Penyusunan Bahan Pembelajaran Mendengarkan
Bahan pembelajaran mendengarkan harus memiliki kriteria sebagai berikut:
  1. Bahan pembelajaran mendengarkan merupakan informasi terbaru atau informasi yang up to date yang berbeda dengan informasi-informasi yang telah dipelajarinya.
  2. Bahan pembelajaran mendengarkan merupakan informasi yang berupa masalah yang sedikit melebihi kemampuan siswa.
  3. Bahan pembelajaran mendengarkan haruslah setaraf dengan tingkat perkembangan kognitif siswa.
  4. Bahan pembelajaran mendengarkan haruslah berupa informasi dunia nyata siswa atau pengalaman nyata siswa.
  5. Bahan pembelajaran mendengarkan haruslah disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Materi : Pembelajaran Mendengarkan (1)

KONSEP MENDENGARKAN
1. Pengertian Mendengarkan
Menurut Burhan (1971:81), mendengarkan adalah suatu proses menangkap, memahami, dan mengingat dengan sebaik-baiknya apa yang didengarnya atau sesuatu yang dikatakan oleh orang lain kepadanya. Dalam konsep tersebut terdapat tiga tahapan proses mendengarkan. Ketiga tahapan proses mendengarkan itu adalah sebagai berikut.
  1. Tahap menangkap dengan sebaik-baiknya apa yang didengarnya atau sesuatu yang dikatakan oleh orang lain kepadanya.
  2. Tahap memahami dengan sebaik-baiknya apa yang didengarnya atau sesuatu yang dikatakan oleh orang lain kepadanya.
  3. Tahap mengingat dengan sebaik-baiknya apa yang didengarnya atau sesuatu yang dikatakan oleh orang lain kepadanya.

2. Tujuan Mendengarkan
Tujuan orang melakukan mendengarkan bermacam-macam. Tarigan, (1981:14) menjelaskan tujuan mendengarkan adalah untuk:
  1. memperoleh informasi yang ada hubungannya dengan profesi
  2. meningkatkan keefektifan berkomunikasi
  3. mengumpulkan data untuk membuat keputusan
  4. memberikan respon yang tepat

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mari Mendengarkan Berita


Pendahuluan

A. Deskripsi Materi

Pernahkah kamu menonton berita atau mendengarkan berita baik dari radio maupun televisi? Tentu seringkan? Untuk apa kamu mendengarkan berita? Tentu saja ada tujuannya. Banyak tujuan mengapa kamu tertarik untuk mendengarkan sebuah berita yang ditayangkan di televisi atau yang  didengarkan dari radio.  Mungkin kamu hanya ingin mengetahui perkembangan berita terakhir  atau hanya ingin memenuhi kesenangan saja. Setelah  mendengarkan berita, tentu tidak semua berita yang kamu dengar dapat diingat kembali secara utuh.  Nah, pada materi ini kita akan mempelajari bagaimana menuliskan  kembali berita yang telah kamu dengar dari rekaman berita.

Kamu tentu telah mengetahui  bahwa mendengarkan adalah salah satu dari empat  keterampilan berbahasa.  Untuk dapat mengetahui apakah berita yang sudah didengar dapat diterima dengan baik, cobalah tuliskan kembali berita yang sudah kamu dengar dengan kalimat sendiri. Untuk mengetahui apakah kalimat berita yang sudah kamu tulis benar atau sesuai, cobalah cocokkan dengan rekaman berita yang dapat kamu putar kembali.
Pelajaran kali ini adalah salah satu untuk melatih konsentrasi kamu dalam mendengarkan sesuatu.



B. Apersepsi, Relevansi, dan Motivasi


Tujuan dari materi ini adalah agar kamu dapat menyimak atau mendengarkan berita dengan baik dan melatih konsentrasi. Selain itu relevansinya dalam kehidupan sehari-hari setelah mempelajari materi ini, kamu dapat  belajar menjadi penulis atau wartawan.

C. Panduan Belajar bagi Guru
  1. Memperhatikan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa.
  2. Mengamati siswa dan memastikan siswa mempelajari modul online ini secara berurutan dan bertahap pada tiap bagiannya.
  3. Menyiapkan alat tulis, catatlah bagian yang dianggap penting, dan sulit dipahami oleh siswa.
D. Panduan Belajar bagi Siswa

Untuk mempelajari modul online ini kamu harus:
  1. Ikutilah bagian-bagian bahan modul online ini secara bertahap – berkelanjutan.
  2. Siapkan diri Anda sebagai pembelajar yang mempunyai rasa ingin tahu.
  3. Buatlah catatan-catatan khusus pada buku kamu.
  4. Kerjakan latihan, praktikan tugas yang diminta, dan tes akhir modul (TAM) pada bagian akhir.
  5. Jawablah semua soal pada  TAM  lalu cocokkan dengan rambu-rambu yang ada pada materi.
  6. Setelah itu cocokkan dengan kunci jawaban.
  7. Jangan cepat-cepat membuka kunci jawaban, jika itu kamu lakukan berarti kamu belum percaya diri.
  8. Jawaban benar yang kamu dapatkan menunjukkan kepada kompetensi yang kamu miliki.
  9. Jika kamu mendapat angka skor 80 berarti kamu hebat.
  10. Jika kamu mendapat skor di bawah 80 silakan berlatih kembali.


Kegiatan Belajar 1 : Mendengarkan Berita Olahraga



Tujuan / Indikator
Tujuan / Indikator :
  1. Mampu menjelaskan pengertian berita
  2. Mampu menunjukkan bagian berita yang penting
  3. Mampu menuliskan isi berita dalam satu alinea
Uraian
Apa yang kamu ketahui tentang berita?

(sumber: pustekkom)

Berita atau warta berarti ‘kabar’.  Menulis berita berarti menulis kabar. Berita yang ditulis di koran adalah laporan tentang suatu kejadian  penting dan faktual yang dapat menarik perhatian pembaca.

Menurut J.B. Wahyudi, berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa secara periodik. Misalnya, surat kabar, media elektronik (TV dan radio), dan internet.

Dari definisi atau batasan tentang berita itu, ada empat  unsur penting yang harus diperhatikan dalam sebuah berita, yaitu peristiwa atau pendapat penting, menarik, baru, dan dipublikasikan. Sekarang kamu dapat mengetahui bahwa berita adalah laporan kejadian  atau pendapat yang menarik dan penting lalu  disajikan secepat mungkin kepada khalayak luas. Semakin cepat berita itu sampai kepada pembaca atau pendengar maka akan semakin baik. Sebab, masyarakat selalu ingin cepat  mengetahui perkembangan terakhir dari suatu peristiwa. Misalnya, ada peristiwa gempa bumi yang disertai dengan tsunami. Kamu tentu ingin mengetahui wilayah mana saja yang terkena bencana tersebut, berapa orang yang menjadi korban gempa, bagaimana dampak yang ditimbulkan. Apalagi jika peristiwa tersebut juga menimpa sanak saudara. Tentu rasa ingin tahu kamu sangat tinggi.

Berlatih menulis berita dapat dilakukan dengan cara mendengarkan berita yang ditayangkan baik secara audio (radio) maupun audio visual (TV). Setelah kamu mendengarkan berita dari TV atau radio, cobalah menuliskan kembali kalimat-kalimat yang penting menjadi satu paragraf/alinea.
Untuk dapat menulis berita dengan baik, kamu harus dapat mendengarkan berita secara saksama. Perhatikan bagian-bagian penting dari berita yang disajikan. 



Setelah kamu memahami apa yang menjadi bagian terpenting dari suatu berita. Mari kita berlatih menyimak berita.
Silakan siapkan kertas dan alat tulismu!




Simaklah rekaman tersebut! Usahakan hanya satu kali mendengarkan.
Jawablah pertanyaan berikut pada kertas yang telah kamu siapkan.
1. Apa topik berita yang kamu dengar?
2. Di mana  peristiwa itu terjadi ?
3. Kapan kejadian itu berlangsung?
4. Siapa saja yang terlibat dalam peristiwa  tersebut?
5. Bagaimana urutan kejadian peristiwa itu?

Sudahkah kamu menjawab dengan benar pertanyaan di atas? Jika belum benar, cobalah untuk mencocokkan jawaban dengan cara klik kembali rekaman berita tersebut.
Setelah kamu mendengarkan rekaman berita olah raga, sekarang tuliskan isi berita  pada kertas kerja yang telah kamu siapkan. Jika sudah selesai, bersama teman atau guru mintalah untuk dinilai.
Untuk mencocokkan jawaban, kamu dapat mengklik kembali rekaman berita tersebut.
Rangkuman
Berita adalah laporan tentang suatu kejadian penting dan faktual. Berita dipublikasikan melalui media massa secara periodik. Misalnya, surat kabar, media elektronik (TV dan radio), dan internet. Sebelum menuliskan berita, harus memperhatikan unsur-unsur menulis berita yaitu 5W + 1H (apa, di mana, siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana). Selain itu, unsur berita kamu dapat menentukan pula bagian yang penting dari berita tersebut. Bagian mana yang akan dipentingkan, misalnya waktu kejadian atau pelaku yang dipentingkan. Setelah mendengarkan rekaman berita maka tuliskan bagian  penting  berita tersebut dalam selembar kertas kerja.
Kegiatan Belajar 2 : Mendengarkan Berita dengan Tema Bencana Alam

Tujuan / Indikator
Tujuan / Indikator

1. Mampu menyusun kronologi berita
2. Mampu menentukan letak kalimat penting yang ada di dalam berita
3. Mampu menulis berita dari berita dengan topik bencana alam yang diperdengarkan
Uraian
Pengertian Menyusun Kronologi

Menurut Dja’far H. Assegaf,  berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang terbaru, yang dipilih oleh staf redaksi suatu harian untuk disiarkan, yang dapat menarik perhatian pembaca. Entah karena luar biasa, entah karena pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi – segi human interest seperti humor, emosi dan ketegangan.
Sebelum menulis berita, sebaiknya menyusun bagian-bagian yang penting untuk disampaikan. Umumnya, wartawan akan mencatat kronologi peristiwa, data-data dan informasi penting, kutipan pernyataan narasumber yang dianggap penting dan menarik, serta ide-ide penulisan yang tanpa sengaja muncul saat melakukan liputan.



  1. Headline
    Headline biasa disebut judul. Sering juga dilengkapi dengan anak judul. Ia berguna untuk: (1) menolong pembaca agar segera mengetahui peristiwa yang akan diberitakan; (2) menonjolkan satu berita dengan dukungan teknik grafika.
  2. Deadline
    Deadline terdiri atas nama media massa, tempat kejadian dan tanggal kejadian.
  3. Lead
    Lead lazim disebut teras berita, ditulis pada paragraf pertama.  Unsur paling penting, yang menentukan apakah isi berita akan dibaca atau tidak. Ia merupakan sari pati sebuah berita, yang melukiskan seluruh berita secara singkat.
  4.  Body
    Body atau tubuh berita, isinya menceritakan peristiwa yang dilaporkan dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Dengan demikian body merupakan perkembangan berita.

Saat menulis berita apa yang akan dipentingkan dapat ditonjolkan pada bagian yang mana, apakah waktu kejadian, jumlah orang yang terlibat, siapa saja orang yang menjadi korban atau bagaimana peristiwa itu terjadi.

Apa saja yang harus ada dalam menulis berita?



Setelah kamu dapat menentukan bagian-bagian yang penting dalam rekaman berita yang kamu dengar, cobalah kamu susun kalimat beritanya. Dalam menyusun kalimat berita bagian yang penting diletakkan di awal paragraf.

Untuk memahami materi kegiatan belajar 2 ini, marilah dengarkan rekaman berita di bawah ini!





Setelah kamu berlatih mendengarkan rekaman berita, sekarang kamu mengetahui apa yang paling dipentingkan pada kutipan berita tersebut.
a. Berapa jumlah korban pada kejadian tersebut?
b. Di mana lokasi kejadian bencana banjir tersebut?
Rangkuman
Menuliskan kembali berita yang didengar perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya adalah kronologi berita. Berita harus disusun secara berurutan dari bagian yang sangat penting hingga bagian yang tidak begitu penting. Untuk mengetahui kepentingan berita dapat disusun berdasarkan unsur-unsur berita 5W + 1H. Silakan tentukan bagian mana yang penting itulah yang didahulukan.
Untuk dapat menuliskan kembali berita silakan berlatih mendengarkan berita lalu membuat catatan penting di kertas kerjamu.

Penutup

Rangkuman
Hampir setiap hari kita mendengarkan berita, baik yang ditayangkan oleh TV ataupun radio. Berita ditayangkan karena ada informasi penting yang akan disampaikan. Setelah mendengarkan berita, kita harus dapat menentukan  bagian penting dari berita tersebut, dapat menyimpulkan isi berita, dan dapat menyusun berita dengan kalimat sendiri.

Jika kamu akan berlatih menjadi penulis berita yang baik, cobalah buat rekaman berita dari TV atau radio lalu kamu tuliskan kembali isi berita tersebut. Setelah itu kamu cocokan kembali isi berita yang kamu tulis tersebut dengan cara memutarkan kembali rekaman tersebut.

Untuk memahami suatu berita ada beberapa unsur yang harus diperhatikan, yaitu 5 W+1H (apa, di mana, siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana).
Tes Akhir Modul
Kerjakan tes akhir modul ini dengan memilih jawaban yang paling benar!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mari Mendengarkan Berita


Pendahuluan

A. Deskripsi Materi

Pernahkah kamu menonton berita atau mendengarkan berita baik dari radio maupun televisi? Tentu seringkan? Untuk apa kamu mendengarkan berita? Tentu saja ada tujuannya. Banyak tujuan mengapa kamu tertarik untuk mendengarkan sebuah berita yang ditayangkan di televisi atau yang  didengarkan dari radio.  Mungkin kamu hanya ingin mengetahui perkembangan berita terakhir  atau hanya ingin memenuhi kesenangan saja. Setelah  mendengarkan berita, tentu tidak semua berita yang kamu dengar dapat diingat kembali secara utuh.  Nah, pada materi ini kita akan mempelajari bagaimana menuliskan  kembali berita yang telah kamu dengar dari rekaman berita.

Kamu tentu telah mengetahui  bahwa mendengarkan adalah salah satu dari empat  keterampilan berbahasa.  Untuk dapat mengetahui apakah berita yang sudah didengar dapat diterima dengan baik, cobalah tuliskan kembali berita yang sudah kamu dengar dengan kalimat sendiri. Untuk mengetahui apakah kalimat berita yang sudah kamu tulis benar atau sesuai, cobalah cocokkan dengan rekaman berita yang dapat kamu putar kembali.
Pelajaran kali ini adalah salah satu untuk melatih konsentrasi kamu dalam mendengarkan sesuatu.



B. Apersepsi, Relevansi, dan Motivasi


Tujuan dari materi ini adalah agar kamu dapat menyimak atau mendengarkan berita dengan baik dan melatih konsentrasi. Selain itu relevansinya dalam kehidupan sehari-hari setelah mempelajari materi ini, kamu dapat  belajar menjadi penulis atau wartawan.

C. Panduan Belajar bagi Guru
  1. Memperhatikan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa.
  2. Mengamati siswa dan memastikan siswa mempelajari modul online ini secara berurutan dan bertahap pada tiap bagiannya.
  3. Menyiapkan alat tulis, catatlah bagian yang dianggap penting, dan sulit dipahami oleh siswa.
D. Panduan Belajar bagi Siswa

Untuk mempelajari modul online ini kamu harus:
  1. Ikutilah bagian-bagian bahan modul online ini secara bertahap – berkelanjutan.
  2. Siapkan diri Anda sebagai pembelajar yang mempunyai rasa ingin tahu.
  3. Buatlah catatan-catatan khusus pada buku kamu.
  4. Kerjakan latihan, praktikan tugas yang diminta, dan tes akhir modul (TAM) pada bagian akhir.
  5. Jawablah semua soal pada  TAM  lalu cocokkan dengan rambu-rambu yang ada pada materi.
  6. Setelah itu cocokkan dengan kunci jawaban.
  7. Jangan cepat-cepat membuka kunci jawaban, jika itu kamu lakukan berarti kamu belum percaya diri.
  8. Jawaban benar yang kamu dapatkan menunjukkan kepada kompetensi yang kamu miliki.
  9. Jika kamu mendapat angka skor 80 berarti kamu hebat.
  10. Jika kamu mendapat skor di bawah 80 silakan berlatih kembali.

Kegiatan Belajar 1 : Mendengarkan Berita Olahraga


Tujuan / Indikator
Tujuan / Indikator :
  1. Mampu menjelaskan pengertian berita
  2. Mampu menunjukkan bagian berita yang penting
  3. Mampu menuliskan isi berita dalam satu alinea
Uraian
Apa yang kamu ketahui tentang berita?

(sumber: pustekkom)

Berita atau warta berarti ‘kabar’.  Menulis berita berarti menulis kabar. Berita yang ditulis di koran adalah laporan tentang suatu kejadian  penting dan faktual yang dapat menarik perhatian pembaca.

Menurut J.B. Wahyudi, berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa secara periodik. Misalnya, surat kabar, media elektronik (TV dan radio), dan internet.

Dari definisi atau batasan tentang berita itu, ada empat  unsur penting yang harus diperhatikan dalam sebuah berita, yaitu peristiwa atau pendapat penting, menarik, baru, dan dipublikasikan. Sekarang kamu dapat mengetahui bahwa berita adalah laporan kejadian  atau pendapat yang menarik dan penting lalu  disajikan secepat mungkin kepada khalayak luas. Semakin cepat berita itu sampai kepada pembaca atau pendengar maka akan semakin baik. Sebab, masyarakat selalu ingin cepat  mengetahui perkembangan terakhir dari suatu peristiwa. Misalnya, ada peristiwa gempa bumi yang disertai dengan tsunami. Kamu tentu ingin mengetahui wilayah mana saja yang terkena bencana tersebut, berapa orang yang menjadi korban gempa, bagaimana dampak yang ditimbulkan. Apalagi jika peristiwa tersebut juga menimpa sanak saudara. Tentu rasa ingin tahu kamu sangat tinggi.

Berlatih menulis berita dapat dilakukan dengan cara mendengarkan berita yang ditayangkan baik secara audio (radio) maupun audio visual (TV). Setelah kamu mendengarkan berita dari TV atau radio, cobalah menuliskan kembali kalimat-kalimat yang penting menjadi satu paragraf/alinea.
Untuk dapat menulis berita dengan baik, kamu harus dapat mendengarkan berita secara saksama. Perhatikan bagian-bagian penting dari berita yang disajikan. 



Setelah kamu memahami apa yang menjadi bagian terpenting dari suatu berita. Mari kita berlatih menyimak berita.
Silakan siapkan kertas dan alat tulismu!




Simaklah rekaman tersebut! Usahakan hanya satu kali mendengarkan.
Jawablah pertanyaan berikut pada kertas yang telah kamu siapkan.
1. Apa topik berita yang kamu dengar?
2. Di mana  peristiwa itu terjadi ?
3. Kapan kejadian itu berlangsung?
4. Siapa saja yang terlibat dalam peristiwa  tersebut?
5. Bagaimana urutan kejadian peristiwa itu?

Sudahkah kamu menjawab dengan benar pertanyaan di atas? Jika belum benar, cobalah untuk mencocokkan jawaban dengan cara klik kembali rekaman berita tersebut.
Setelah kamu mendengarkan rekaman berita olah raga, sekarang tuliskan isi berita  pada kertas kerja yang telah kamu siapkan. Jika sudah selesai, bersama teman atau guru mintalah untuk dinilai.
Untuk mencocokkan jawaban, kamu dapat mengklik kembali rekaman berita tersebut.
Rangkuman
Berita adalah laporan tentang suatu kejadian penting dan faktual. Berita dipublikasikan melalui media massa secara periodik. Misalnya, surat kabar, media elektronik (TV dan radio), dan internet. Sebelum menuliskan berita, harus memperhatikan unsur-unsur menulis berita yaitu 5W + 1H (apa, di mana, siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana). Selain itu, unsur berita kamu dapat menentukan pula bagian yang penting dari berita tersebut. Bagian mana yang akan dipentingkan, misalnya waktu kejadian atau pelaku yang dipentingkan. Setelah mendengarkan rekaman berita maka tuliskan bagian  penting  berita tersebut dalam selembar kertas kerja.
Kegiatan Belajar 2 : Mendengarkan Berita dengan Tema Bencana Alam

Tujuan / Indikator
Tujuan / Indikator

1. Mampu menyusun kronologi berita
2. Mampu menentukan letak kalimat penting yang ada di dalam berita
3. Mampu menulis berita dari berita dengan topik bencana alam yang diperdengarkan
Uraian
Pengertian Menyusun Kronologi

Menurut Dja’far H. Assegaf,  berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang terbaru, yang dipilih oleh staf redaksi suatu harian untuk disiarkan, yang dapat menarik perhatian pembaca. Entah karena luar biasa, entah karena pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi – segi human interest seperti humor, emosi dan ketegangan.
Sebelum menulis berita, sebaiknya menyusun bagian-bagian yang penting untuk disampaikan. Umumnya, wartawan akan mencatat kronologi peristiwa, data-data dan informasi penting, kutipan pernyataan narasumber yang dianggap penting dan menarik, serta ide-ide penulisan yang tanpa sengaja muncul saat melakukan liputan.



  1. Headline
    Headline biasa disebut judul. Sering juga dilengkapi dengan anak judul. Ia berguna untuk: (1) menolong pembaca agar segera mengetahui peristiwa yang akan diberitakan; (2) menonjolkan satu berita dengan dukungan teknik grafika.
  2. Deadline
    Deadline terdiri atas nama media massa, tempat kejadian dan tanggal kejadian.
  3. Lead
    Lead lazim disebut teras berita, ditulis pada paragraf pertama.  Unsur paling penting, yang menentukan apakah isi berita akan dibaca atau tidak. Ia merupakan sari pati sebuah berita, yang melukiskan seluruh berita secara singkat.
  4.  Body
    Body atau tubuh berita, isinya menceritakan peristiwa yang dilaporkan dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Dengan demikian body merupakan perkembangan berita.

Saat menulis berita apa yang akan dipentingkan dapat ditonjolkan pada bagian yang mana, apakah waktu kejadian, jumlah orang yang terlibat, siapa saja orang yang menjadi korban atau bagaimana peristiwa itu terjadi.

Apa saja yang harus ada dalam menulis berita?



Setelah kamu dapat menentukan bagian-bagian yang penting dalam rekaman berita yang kamu dengar, cobalah kamu susun kalimat beritanya. Dalam menyusun kalimat berita bagian yang penting diletakkan di awal paragraf.

Untuk memahami materi kegiatan belajar 2 ini, marilah dengarkan rekaman berita di bawah ini!






Setelah kamu berlatih mendengarkan rekaman berita, sekarang kamu mengetahui apa yang paling dipentingkan pada kutipan berita tersebut.
a. Berapa jumlah korban pada kejadian tersebut?
b. Di mana lokasi kejadian bencana banjir tersebut?
Rangkuman
Menuliskan kembali berita yang didengar perlu memperhatikan beberapa hal, diantaranya adalah kronologi berita. Berita harus disusun secara berurutan dari bagian yang sangat penting hingga bagian yang tidak begitu penting. Untuk mengetahui kepentingan berita dapat disusun berdasarkan unsur-unsur berita 5W + 1H. Silakan tentukan bagian mana yang penting itulah yang didahulukan.
Untuk dapat menuliskan kembali berita silakan berlatih mendengarkan berita lalu membuat catatan penting di kertas kerjamu.

Penutup

Rangkuman
Hampir setiap hari kita mendengarkan berita, baik yang ditayangkan oleh TV ataupun radio. Berita ditayangkan karena ada informasi penting yang akan disampaikan. Setelah mendengarkan berita, kita harus dapat menentukan  bagian penting dari berita tersebut, dapat menyimpulkan isi berita, dan dapat menyusun berita dengan kalimat sendiri.

Jika kamu akan berlatih menjadi penulis berita yang baik, cobalah buat rekaman berita dari TV atau radio lalu kamu tuliskan kembali isi berita tersebut. Setelah itu kamu cocokan kembali isi berita yang kamu tulis tersebut dengan cara memutarkan kembali rekaman tersebut.

Untuk memahami suatu berita ada beberapa unsur yang harus diperhatikan, yaitu 5 W+1H (apa, di mana, siapa, kapan, mengapa, dan bagaimana).
Tes Akhir Modul
Kerjakan tes akhir modul ini dengan memilih jawaban yang paling benar!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Menyimpulkan Isi Berita


Pendahuluan
Apa kabar? Selamat berjumpa dalam pelajaran Bahasa Indonesia melalui modul Online. Pada modul  ini kamu akan mempelajari bagaimana menyarikan pokok-pokok berita menjadi isi berita, menyimpulkan isi berita, menunjukkan bagian penting dari berita yang didengar, menemukan sumber berita, dan menyimpulkan isi berita. Perhatikan penjelasan berikut!
             Mendengarkan berita merupakan kegiatan yang hampir setiap hari kita lakukan. Saat ini, hampir di setiap stasiun televisi berlomba-lomba menayangkan berita yang terbaru. Untuk mendapatkan berita yang baik. seorang wartawan harus memperhatikan unsur-unsur penting dalam penulisan berita, yaitu 5W+1H. (apa, siapa, kapan, mengapa, di mana, dan bagaimana). Seorang pendengar berita yang baik tentu akan dapat menyimpulkan isi berita tersebut. Bagaimanakah cara menentukan kesimpulan? Tentu saja, kita harus dapat menentukan isi berita dan pokok-pokok berita yang telah didengar.
            Tujuan  dari materi ini  adalah agar kamu  dapat menyimpulkan isi berita dengan baik.  Selain itu, relevansinya dalam kehidupan sehari-hari setelah mempelajari materi ini, kamu dapat  belajar menjadi penulis berita, penyunting berita, atau sebagai pengamat berita.
Kegiatan Belajar 1
Mendengarkan Berita Seni Budaya
                    Tujuan / Indikator :
  • Mampu menunjukkan pokok-pokok berita yang didengarkan
  •  Mampu menyarikan pokok-pokok  berita menjadi isi berita
    •  Mampu menyimpulkan isi berita dalam satu alinea
      Uraian Materi
      Kegiatan seperti gambar di atas sudah tidak asing lagi bagi kamu,bukan? Setiap saat kamu bisa melihat kegiatan tersebut melalui stasiun-stasiun televisi. Melalui kegiatan tersebut seorang penyiar menyampaikan berita. Lalu apa yang kamu ketahui tentang berita? Berita adalah informasi yang disampaikan dengan memperhatikan keaktualan atau kepentingan sehingga dapat menarik perhatian orang untuk mendengar atau membacanya.
                  Menurut J.B. Wahyudi, berita adalah laporan tentang peristiwa atau pendapat yang memiliki nilai penting, menarik bagi sebagian khalayak, masih baru dan dipublikasikan melalui media massa secara periodik. Misalnya, surat kabar, media elektronik (tv dan radio), dan internet.
      Sebuah berita seharusnya mengandung unsur 5 W + 1 H. Sebuah berita berisi tentang what, who, where, when, why, dan how. Dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah “adik simba” = apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, danbagaimana atau “asdamba”  = apa, siapa, di mana, apabila/ kapan, mengapa, dan bagaimana.
      Jawaban dari keenam pertanyaan tersebut dapat disusun menjadi sebuah berita. Apabila keenam unsur “adik samba” atau “asdamba” itu terpenuhi dalam berita dan jawabannya Ya, berarti berita tersebut telah lengkap. Namun, secara umum, berita  paling kurang mengandung unsur, apa , siapa, di mana, dan kapan . 
      Agar kamu lebih jelas, perhatikan bagan berikut !
      Untuk menentukan pokok-pokok berita maka harus dicari dahulu unsur-unsur berita:
      a.        What (apa), berita apa yang akan disampaikan.
      b.        When (kapan), kapan peristiwa itu terjadi.
      c.         Why (mengapa), mengapa peristiwa itu terjadi.
      d.    Who (siapa), siapa yang menjadi korban (atau pelaku) dalam peristiwa.
      e.        Where (di mana) dimana peristiwa itu terjadi.
                       f.          How (bagaimana), bagaimana peristiwa itu terjadi.
      Setelah kamu memahami unsur-unsur dalam sebuah berita, coba kamu belajar menentukan pokok-pokok berita dari rekaman berita di bawah ini!  
      simaklah rekaman tersebut! usahakan hanya satu kali mendengarkan
      Jawablah pertanyaan berikut pada kertas yang telah kamu siapkan.
      1.      Apa topik berita yang kamu dengar?
      2.      Sejak kapan perajin bedug memulai profesinya ?
      3.      Mengapa beduk terbuat dari perpaduan kayu trembesi dan kulit  sapi?
      4.      Siapa perajin bedug yang diwawancarai ?
      5.      Di mana perajin bedug itu berada?
      6.      Bagaimana suka-duka perajin  bedug?
      Berita adalah laporan kejadian atau peristiwa atau pendapat yang menarik dan penting disajikan secepat mungkin kepada khalayak melalui media seperti surat kabar, radio, televisi, dan media online internet. Agar dapat membuat simpulan berita, kamu harus memperhatikan unsur-unsur yang terdapat dalam berita, yaitu 5W+1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana). Selain itu, melalui unsur berita, kamu dapat menentukan bagian yang penting dari berita tersebut.
      Untuk menentukan pokok-pokok berita maka harus dicari dahulu unsur-unsur berita:
      a.      What (apa), berita apa yang akan disampaikan.
      b.      When (kapan), kapan peristiwa itu terjadi.
      c.       Why (mengapa), mengapa peristiwa itu terjadi.
      d.      Who (siapa), siapa yang menjadi korban (atau pelaku) dalam peristiwa.
      e.      Where (di mana) dimana peristiwa itu terjadi.
      f.        How (bagaimana), bagaimana peristiwa itu terjadi.
      Kesimpulan adalah kalimat akhir dari suatu pembicaraan. Cara menarik kesimpulan adalah dengan menemukan pokok-pokok berita, lalu  menuangkannya dalam sebuah alinea
      Latihan 1





      Kegiatan Belajar 2
      Mendengarkan Berita Politik dan Ekonomi
          
            Tujuan/Indikator:

      • Mampu menunjukkan bagian penting dari berita yang didengarkan
      • Mampu menemukan sumber berita
      • Mampu menyimpulkan isi berita dalam satu alinea
      Uraian Materi
      Setelah kamu mempelajari kegiatan belajar di atas, mari kita lanjutkan pada kegiatan berikutnya, yaitu tentang pengertian berita, sumber berita, dan nilai berita.
      1.      Pengertian Berita :
      Kata berita atau warta berarti ‘kabar’.  Menulis berita berarti menulis kabar. Masih ingatkah kamu pengertian berita? Berita adalah laporan tentang suatu kejadian penting dan faktual yang dapat menarik perhatian pembaca. Menurut Dja’far H. Assegaf, berita adalah laporan tentang fakta atau ide yang termasa (baru), yang dipilih oleh staf redaksi suatu harian untuk disiarkan, yang dapat menarik perhatian pembaca entah karena luar biasa, karena pentingnya, atau akibatnya, entah pula karena ia mencakup segi-segi human interest, seperti humor, emosi, dan ketegangan.
      2. Sumber Berita :
      Dari mana kamu mendapatkan berita? Para wartawan mengumpulkan berita dari berbagai sumber.  Sumber berita mengandung pengertian asal dari keterangan mengenai peristiwa atau isi pernyataan manusia. 
      Jika kamu  perhatikan sebuah berita, ada dua sumber atau asal berita, yaitu :
      a. Peristiwa contohnya : gempa, pertandingan olahraga, tabrakan, sidang kabinet, kebakaran,  dan sebagainya.
      b. Pendapat manusia : 

        1. Pendapat manusia mengenai suatu peristiwa yang disaksikan.
                     2. Pendapat manusia mengenai peristiwa yang tidak disaksikannya.
        3. Nilai Berita
            Mengapa suatu berita layak dimuat di media massa? Orang/pendengar akan mendengarkan sebuah berita karena berita tersebut mempunyai nilai informasi yang tinggi. Sebelum menyampaikan berita, seorang wartawan perlu memahami aspek nilai berita yang layak dimuat, yakni:
           1. Cepat     : Berita harus cepat berhubungan dengan keaktualan dan ketepatan waktu.
           2. Nyata    : Sebuah berita harus nyata. Unsur kenyataan berkenaan dengan kefaktualan sebuah fakta bukan fiksi atau karangan. Fakta dalam jurnalistik terdiri atas:
            a.    Kejadian nyata (real event)
            b.    Pendapat (opinion)
            c.    Pernyataan (statement)
        3. Penting :Sebuah berita harus penting. Unsur kepentingan berkenaan dengan sebuah berita yang menyangkut kepentingan orang banyak.
        4. Menarik    :berita dapat menarik apabila mengandung keganjilan atau keanehan, bersifat menghibur, atau human interest (menyentuh emosi atau menggugah perasaan)
             Penyangkalan terhadap satu atau lebih nilai berita di atas dapat mengurangi makna berita.

            Nah, setelah mempelajari materi-materi di atas, kamu akan mudah menyimpulkan isi berita yang didengar.
        Menulis berita berarti menulis kabar tentang suatu kejadian penting dan faktual yang dapat menarik perhatian pembaca. Saat menulis berita, ada sumber atau asal  berita. Ada dua sumber berita yang dapat dijadikan berita, yaitu peristiwa (misalnya, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, politik) dan pendapat manusia  (pendapat manusia mengenai suatu peristiwa yang disaksikan dan pendapat manusia mengenai peristiwa yang tidak disaksikannya).
                    Sebuah berita layak dimuat di media massa jika mempunyai nilai:
        1.      Cepat       : Berita harus cepat berhubungan dengan keaktualan dan ketepatan waktu.
        2.   Nyata       :  Sebuah berita harus nyata. Unsur kenyataan berkenaan dengan        kefaktualan sebuah fakta bukan fiksi atau karangan. Fakta dalam jurnalistik terdiri atas:
        a.    Kejadian nyata (real event)
        b.     Pendapat (opinion)
        c.     Pernyataan (statement)
        3.      Penting  :  Sebuah berita harus penting. Unsur kepentingan berkenaan                               dengan sebuah berita yang menyangkut kepentingan orang                               banyak.
                    4.   Menarik    :     berita dapat menarik apabila mengandung keganjil anatau                keanehan, bersifat menghibur, atau human interest (menyentuh                                                       emosi atau menggugah perasaan).
        Latihan 2
        Penutup
        Rangkuman
        Berita adalah informasi faktual yang akan disampaikan kepada orang lain. Dalam menyusun berita, kita harus memperhatikan 5 W+1H dan sumber berita yang diperoleh. Untuk menentukan pokok-pokok berita maka harus dicari dahulu unsur-unsur berita:
        a.      What (apa), berita apa yang akan disampaikan.
        b.      When (kapan), kapan peristiwa itu terjadi.
        c.       Why (mengapa), mengapa peristiwa itu terjadi.
        d.      Who (siapa), siapa yang menjadi korban (atau pelaku) dalam peristiwa.
        e.      Where (di mana) dimana peristiwa itu terjadi.
        f.        How (bagaimana), bagaimana peristiwa itu terjadi.
                    Ada dua sumber berita yang dapat dijadikan berita, yaitu peristiwa  dan pendapat manusia.
                    Sebuah berita layak dimuat di media massa jika mempunyai nilai kecepatan, kelayakan,kepentingan, dan kemenarikan.
                       Kesimpulan adalah kalimat akhir dari suatu pembicaraan. Cara menarik kesimpulan adalah dengan menemukan pokok-pokok berita, lalu  menuangkannya dalam sebuah alinea.

        • Digg
        • Del.icio.us
        • StumbleUpon
        • Reddit
        • RSS

        Materi Bahasa Indonesia: Mendengarkan dan Menyimpulkan Berita

        Standar Kompetensi
        Memahami wacana lisan melalui kegiatan mendengarkan berita.

        Kompetensi Dasar
        1. Menyimpulkan isi berita yang dibacakan dalam beberapa kalimat.
        2. Menuliskan kembali berita yang dibacakan ke dalam beberapa kalimat.

        Indikator
        1. Mampu menemukan pokok-pokok berita yang didengarkan.
        2. Mampu menyimpulkan isi berita dalam satu alinea.
        3. Mampu menuliskan isi berita yang didengar ke dalam beberapa kalimat.

        Mengenali Isi Berita

        Definisi berita dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) 
        Berita adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.

        Selain itu, unsur-unsur yang terdapat dalam berita adalah sebagai berikut.
        1. What (apa yang terjadi)?
        2. When (kapan terjadinya)?
        3. Where (di mana terjadinya)?
        4. Why (mengapa terjadi)?
        5. Who (siapa yang terlibat dalam peristiwa itu)?
        6. How (Bagaimana terjadinya peristiwa itu?

        Keenam pertanyaan di atas biasa disebut 5W+1H. Untuk memahami lebih mendalam tentang pokok berita, perhatikan contoh berikut ini.

        Selama tujuh belas tahun, Noorsyaidah, guru di sebuah taman bermain di Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur, berkutat dengan penderitaan ekstraberat. Aneh tapi nyata. Kawat-kawat runcing secara rutin keluar dari perutnya. Dokter kebingungan menentukan jenis penyakitnya (Sumber: Suara Merdeka, Jumat, 11 Juli 2008)

        Pokok berita tersebut adalah
        1. What/apa : Seorang guru menderita penyakit aneh.
        2. Where/di mana : Peristiwa itu terjadi di Sangatta Utara, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
        3. When/kapan : Peristiwa itu terjadi selama tujuh belas tahun.

        4. Who/siapa : Peristiwa itu dialami oleh seorang guru taman bermain bernama Noorsyaidah.
        5. Why/mengapa : Penyebab penyakit aneh tersebut belum diketahui dokter.
        6. How/bagaimana : Kawat-kawat runcing keluar dari perut Noorsyaidah.

        Menyimpulkan isi berita ke dalam beberapa kalimat
        Di samping yang kamu tulis itu berupa isi berita, sebenarnya yang sudah kamu tulis itu berupa kesimpulan berita. Asalkan ketika kamu tulis ke dalam beberapa kalimat menjadi urutan pokok berita yang padu. Bukan sesuatu yang sukar, bukan? Pasti kamu bisa!

        Misalnya kamu menemukan pokok berita berikut ini.
        1. What/apa : Seorang pria melahirkan bayi perempuan.
        2. Where/di mana : Peristiwa itu terjadi di Bend, Oregon, AS.
        3. When/kapan : Peristiwa itu terjadi pada hari Jumat tanggal 4 Juli 2008.
        4. Who/siapa : Peristiwa itu dialami oleh Thomas Beatie.
        5. Why/mengapa : Beatie ternyata seorang pria transgender.
        6. How/bagaimana : Tidak dijelaskan ia bersalin secara normal atau operasi caesar.

        Pokok berita tersebut bisa disusun menjadi beberapa kalimat yang padu sebagai isi sekaligus kesimpulan sebuah berita. Hasilnya adalah berikut ini. Thomas Beatie, pria asal Amerika Serikat telah melahirkan anak pada hari Jumat, 4 Juli 2008. Thomas Beatie bisa melahirkan karena ia adalah seorang transgender. Hanya sayang tidak dijelaskan ia bersalin secara normal atau melalui operasi caesar.
        Langkah Kegiatan
        Mendengarkan teks berita (10 menit)
        Kemampuan yang ingin dicapai:
        1. Siswa mengetahui pokok-pokok isi berita
        2. Siswa dapat membaca teks berita dengan baik sesuai lafal dan intonasinya
        3. Siswa dapat memahami isi berita yang disajikan
        A. Unsur-unsur berita
        Apakah kalian pernah membaca atau mendengarkan berita di sekolah atau di tempat lain? Banyak hal yang dapat kita perhatikan pada teks berita, misalnya: adanya pokok-pokok isi berita dan menanggapi atau menyimpulkan isi berita yang didengarkan.
        Berita televisi setiap hari tersaji (guru menyetel TV yang sedang menyajikan berita) dan berita radio pun mengudara (guru menyetel radio yang sedang menyiarkan berita). Tiap hari begitu banyak informasi yang disampaikan melalui berita. Sebagian orang menjadi pusing mendengarkan berita karena begitu banyak informasi yang harus dipahami.

        Memahami berita sangat mudah asalkan kita tahu mengenai pola/unsur-unsur berita sebagai berikut:
        1.      What? apa yang diberitakan?
        2.      Where? di mana berita itu terjadi?
        3.      When? kapan berita tersebut terjadi?
        4.      Who? siapa yang diberitakan?
        5.      Why? mengapa kejadian itu terjadi?
        6.      How? bagaiman kejadiannya?
        B. Mendengarkan teks berita (5 menit)
        Guru memperdengarkan salah satu berita dari radio.Marilah perhatikan teks berita berikut.
        Dengarkan berita berikut dengan seksama!
        Contoh Teks Berita 1
        Selamat siang,
        Semakin sempitnya lahan mendorong beberapa ilmuwan di Jepang mencoba mencari solusinya. Mereka membuat teknonologi pertanian yang memungkinkan orang menanam padi di lantai bawah tanah gedung bertingkat. Teknologi pertanian itu dikembangkan oleh sebuah perusahaan pertanian bernama Pasona O2.Salah satu lahan pertanian yang mereka kelola adalah lantai bawah tanah Gedung Otemachi Namura yang terletak di tengah Kota Tokyo yang padat.
        Sistem pertanian tersebut menggunakan media air. Peneranganya menggunakan lampu pijar khusus. Cahaya, air, dan kelembaban udaranya di atur oleh komputer. Pasona O2 telah menemukan solusi mengatasi sempitnya lahan pertanian.Selain itu,juga dimaksudkan sebagai bentuk kampanye pengenalan kembali profesi petani bagi warga Jepang.
        Dikutip dari: Bahasa Indonesia BSE, Hal 62 ,April 2008 4
        C. Berdiskusi Pokok-kokok Teks Berita yang Didengar (5 menit)
        Setelah diperdengarkan cuplikan berita,guru meminta siswa untuk menentukan kalimat mana saja yang termasuk 5W + 1H menurut kemampuan masing-masing.
        Pertanyaan
        Jawaban
        1. Apa yang diberitakan (what)?
        2. Kapan kegiatan itu dilaksanakan (when)?
        3. Di mana kegiatan itu dilaksanakan where?
        4. Siapa penyelenggara kegiatan who?
        5. Mengapa kegiatan itu dilaksanakan why?
        1. ..................................
        2. ..................................
        3. ..................................
        4. ..................................
        5. ..................................
        6. Bagaimana hasilnya how?
        7. ..................................
        D. Menyusun Isi-isi pokok Berita (5 menit)
        Sebuah berita tentu memiliki pokok berita.Pokok berita tersebut akan dijabarkan atau dirinci ke dalam paragraf-paragraf.Rincian tersebut berfungsi untuk menjelaskan pokok berita
        Cobalah temukan rincian-rincian isi berita yang telah didengar tadi kemudian dijabarkan ke seluruh paragraf pada kolom di bawah ini?
        PENILAIAN
        1. Bagian pembuka
        a. Pemirsa
        b. ................................................
        2. Bagian isi berita
        a. Semakin sempitnya lahan pertanian di Jepang
        b. Sistem pertanian menggunakan media air
        3. Bagian penutup
        a. Sekian dan terima kasih
        b. ................................................
        E. Bermain pesan berantai (10 menit)
        (Guru mengajak siswa berdiri secara perkelompok (2 atau 3 orang) untuk bermain menyampaikan pesan berantai)
        Guru siswa ke 1 siswa ke 2 siswa ke 3 menyampaikan berita yang di terima dari siswa ke 2.
        Permainan berikutnya sumber berita dari siswa langsung
        Siswa ke 1 siswa ke 2 siswa ke 3 siswa ke 4
        Siswa keempat menyampaikan pesan yang diterima dari siswa ke 3, kemudian siswa ke 1 menanggapi kebenaran pesan
        F. Menyimpulkan berita yang di dengarkan (5 menit)
        Setelah kalian menuliskan isi-isi berita cobalah simpulkan berita yang telah kamu dengar tadi menggunakan bahasa sendiri
        Semakin sempit lahan pertanian di Jepang. Ilmuwan Jepang menemukan solusinya yaitu dengan menggunakan Sistem pertaniannya menggunakan media air, penerangan menggunakan lampu pijar, semuanya kelembaban udara diatur oleh komputer.
        G. Menulis berita (10 menit)
        Setelah kalian mengerti 5W + 1H , isi-isi pokok berita , tulislah berita yang kalian dapatkan hasil wawancara dengan nara sumber menurut bahasa kamu sendiri! (nara sumber bebas disesuaikan dengan kebutuhan)


        • Digg
        • Del.icio.us
        • StumbleUpon
        • Reddit
        • RSS