Pernahkah sebelumnya kamu mendengar kata resensi?
Ya, kata resensi mungkin pernah kamu baca di majalah, surat kabar, atau tabloid. Bahkan, mungkin kamu pernah mendengarnya dari televisi. Yang pernah kamu baca atau kamu dengar tersebut mungkin ada resensi buku, resensi film, resensi drama, dan lain-lain. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan resensi?
Istilah resensi berasal dari bahasa Belanda resentie atau bahasa Latin recensio yang berarti ‘memeriksa kembali’. Resensi berisi ulasan, tanggapan, pertimbangan, penilaian, perbincangan, dan apresiasi seseorang terhadap sebuah karya, baik itu buku, film maupun karya lainnya. Nah, berarti resensi tidak terbatas hanya pada kegiatan mengulas sebuah buku, tetapi resensi juga bisa digunakan untuk mengulas sebuah film, karya lainnya, seperti drama, teater, atau sebuah lukisan. Namun, yang akan kita pelajari kali ini terbatas pada resensi buku, terutama buku-buku pengetahuan.
Resensi buku itu sendiri dapat diartikan sebagai kegiatan memberikan pertimbangan atau perbincangan sebuah buku yang baru diterbitkan. Resensi disebut juga timbangan buku/bedah buku. Atau, dalam bahasa Inggris, resensi adalah a book review/book report. Resensi buku bertujuan menunjukkan kepada pembaca mengenai buku yang diluncurkan. Dengan demikian, resensi buku sangat membantu pembaca untuk memiliki atau tidak buku yang diterbitkan
|